
Bismillah,
Menurut Wikipedia, Freelancer adalah :
A freelancer, freelance worker, or freelance is somebody who is self-employed and isn't committed to an employer for too long.
Pendek kata, seorang freelancer adalah seorang yang suka hati. Suka hati nak keje ke tak, suka hati nak cas berapa, suka hati nak terima atau tidak sesuatu job...dan macam2 suka hati lagi. Perkataan freelancer ni dah beribu2 lemon kali dah saya dengar agaknya tapi saya tak pernah mengerti apekah itu sehingga saya kenal kakyong seorang freelance accountant.
Apa yang saya perati, kakyong adelah seorang yang mengutamakan disiplin bila dia telah menetapkan sebagai contoh 2 buku resit sehari untuk dikerjakan. Ya!! Disiplin adalah super penting untuk seorang yang bekerja ala2 freelancer. Dan anda perlu kuat juga dalam menangani masalah ini memandangkan kita tidak ada jadual tertentu dan kerja pula datang dan pergi maka kadang2 adalah susah nak bertolak ansur dengan persekitaran kerja yang tidak tetap (WAHM contohnya).
Saya suka sebenarnya main search2 di Google bila saya terlintas tentang sesuatu dan hari ni angin saya adalah mencari tentang ini. Saya terjumpa sesuatu yang menarik tentang freelancer ini. Mula2 meh kita baca apakah kebaikan menjadi seorang freelancer :
No commute = no morning traffic Work alone = no clashes with colleagues or managers Set your own hours = gives you back your time Choose your projects = creative control Dress how you want = no $$$ spent on work wardrobe Determine your own rates = unlimited income potential Work from home = no cubicle and maybe a window No boss = no possibility of getting down-sized No colleagues = no office politics Providing services or goods = satisfaction from helping people directly No rules = your pet can come to work Multiple clients = a variety of different types of work Internet = abundant information source
Uwah
...sangat bestkan bunyiknya...but wait until you see the sad stressors of freelancing :
Work alone = loneliness Set your own hours = time management problems Choose your projects = difficulty finding clients Determine your own rates = uncertainty as to what is a fair rate Work from home = additional distractions No boss = trouble deciding what to do No colleagues = a feeling of isolation No rules = fear of making a mistake Multiple clients = being overloaded No company perks = no insurance or paid days off Internet = information overload Self-employment = bookkeeping and accounting tasks Some clients = scams
So, apa macam? Heh..macam2 bukan?? Tapi...saya akan pilih jadi salah satu cabang freelancer yang ada daripada kerja makan gaji dan bila berjaya dapatkan tender ka apa ka, still takde peningkatan dalam gaji
. Huhhh...Tidak ada masalah tanpa penyelesaiannya bukan? Mungkin dua artikel di bawah akan membantu freelancer2 atau bakal2 freelancer untuk memantapkan lagi kerja anda .
Walaupun saya seorang mak yang agak garang
tapi saya akan pilih kerja yang akan mendekatkan saya dengan anak2 dan suami saya
. Walaupun zaman bujang saya juga antara zaman yang terindah tetapi ia tetap tidak terlawan dengan alam bersama2 dengan anak2 yang saya lahirkan sendiri. Anda pula bagaimana??






